![]() |
| Glodok tempo dulu |
Glodok, yang sekarang merupakan pusat bisnis di Jakarta Utara, dahulu merupakan salah satu pusat pemukiman kaum Thionghoa pada jaman penjajahan Belanda. Namun demikian, semenjak pemberontakan kamu Thionghoa pada tahun 1740, barulah Glodok menjadi pusat konsentrasi perkampungan mereka. Setelah pemberontakan telah ditangani, kaum Thionghoa tidak diperkenankan kembali tinggal di dalam tembok kota. Glodok, ditetapkan oleh pemerintahan kolonial Belanda sebagai kampung Thionghoa yang kemudian menjelma menjadi Pecinan dan pusat perdagangan.
Banyak peninggalan kebudayaan Thionghoa pada jaman pemerintahan kolonial Belanda. Peninggalan-peninggalan tersebut diantaranya adalah "Rumah Keluarga Souw", "Kelenteng Hong San Bio", dan "Gereja Santa Maria De Fatima".

